Jakarta, 12 Oktober 2026 – Manchester City kembali menjadi perhatian setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris musim 2026/2027. Hasil pertandingan tersebut memperlihatkan kemampuan The Citizens dalam menghadapi salah satu pesaingnya di kompetisi domestik. Namun, keberhasilan di lapangan justru diikuti pembahasan mengenai potensi hukuman baru yang dikaitkan dengan nama Enzo Maresca. Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai hubungan antara persoalan yang tengah disorot dan kemungkinan konsekuensi bagi Manchester City. Hingga terdapat keputusan resmi dari otoritas terkait, ancaman sanksi tersebut perlu dipandang sebagai kemungkinan, bukan hukuman yang telah dijatuhkan.
Kemenangan atas Liverpool menjadi hasil penting bagi Manchester City dalam persaingan Liga Inggris. Pertandingan antara kedua klub selalu mendapat perhatian karena keduanya memiliki sejarah persaingan ketat dalam perebutan posisi papan atas. Keberhasilan mencetak tiga gol tanpa kebobolan menunjukkan efektivitas permainan Manchester City dalam pertandingan tersebut. Hasil itu sekaligus memberikan dorongan positif bagi tim dalam menjalani rangkaian kompetisi musim ini. Meski demikian, perhatian publik tidak sepenuhnya tertuju pada hasil pertandingan karena muncul pembahasan mengenai persoalan di luar lapangan.
Persoalan terbaru yang mengancam Manchester City berkaitan dengan kewajiban klub memberikan akses wawancara kepada pemegang hak siar setelah pertandingan. Enzo Maresca dilaporkan tidak memberikan wawancara kepada stasiun radio talkSPORT seusai kemenangan di Anfield. Jurnalis Alex Crook disebut telah berupaya mendapatkan kesempatan berbicara dengan pelatih asal Italia tersebut. Namun, pihak Manchester City tidak memberikan izin bagi stasiun radio itu untuk melakukan wawancara. Keputusan tersebut menjadi sorotan karena Premier League memiliki ketentuan khusus mengenai kewajiban wawancara setelah pertandingan.
Berdasarkan regulasi Premier League musim 2026/2027, Pasal K.207 mengatur kewajiban klub memberikan akses wawancara kepada pemegang hak siar radio. Ketentuan tersebut mencakup kesempatan melakukan wawancara dengan manajer dan setidaknya satu pemain yang memiliki peranan penting dalam pertandingan. Aturan ini merupakan bagian dari kewajiban klub dalam mendukung pelaksanaan hak siar kompetisi. Penolakan memberikan akses tanpa alasan yang dapat diterima berpotensi menimbulkan konsekuensi administratif. Meski demikian, belum terdapat kepastian mengenai keputusan hukuman terhadap Manchester City dalam persoalan tersebut.
Menariknya, Maresca tetap menjalankan sejumlah kegiatan media lainnya setelah pertandingan melawan Liverpool. Pelatih Manchester City itu menghadiri konferensi pers dan memberikan wawancara kepada Sky Sports. Kondisi tersebut membuat keputusan tidak memberikan akses kepada talkSPORT semakin menjadi perhatian. Manchester City juga belum memberikan penjelasan terperinci mengenai alasan pembatasan wawancara dengan stasiun radio tersebut. Situasi ini menimbulkan pertanyaan apakah tindakan klub dapat dikategorikan sebagai pelanggaran kewajiban media berdasarkan peraturan kompetisi.
Apabila Premier League menilai terdapat pelanggaran terhadap ketentuan wawancara, Manchester City berpotensi menghadapi sanksi administratif. Denda menjadi salah satu kemungkinan konsekuensi untuk pelanggaran yang bersifat terbatas dan terjadi satu kali. Namun, bentuk maupun besaran hukuman sepenuhnya bergantung pada penilaian otoritas kompetisi terhadap fakta yang ditemukan. Kasus serupa bukan hal yang sepenuhnya baru dalam sejarah Liga Inggris karena kewajiban menghadiri wawancara telah lama menjadi bagian dari regulasi. Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, juga pernah menghadapi persoalan disipliner berkaitan dengan kewajiban berbicara kepada media.
Ancaman hukuman tambahan ini muncul ketika Manchester City masih menghadapi persoalan besar terkait dugaan pelanggaran regulasi finansial. Komisi independen sebelumnya menyatakan klub bersalah atas 114 pelanggaran aturan keuangan Premier League. Manchester City membantah melakukan kesalahan dan telah mengajukan banding terhadap putusan tersebut. Potensi konsekuensi dari perkara finansial jauh lebih besar dibandingkan kemungkinan denda akibat persoalan wawancara. Karena itu, kedua perkara perlu dibedakan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai status hukum dan ancaman sanksi terhadap klub.
Di tengah persoalan tersebut, Manchester City justru menunjukkan performa kuat ketika menghadapi Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (11/10/2026). Pertandingan berlangsung tanpa gol pada babak pertama sebelum Liverpool kehilangan Ryan Gravenberch akibat kartu merah pada menit ke-62. Erling Haaland kemudian membuka keunggulan Manchester City pada menit ke-65, disusul gol Jeremy Doku tiga menit berselang. Rayan Cherki memastikan kemenangan tim tamu melalui gol ketiga pada menit ke-78. Hasil tersebut membuat Manchester City mengumpulkan 18 poin dari enam pertandingan dan mempertahankan posisi teratas klasemen sementara Liga Inggris.
Enzo Maresca menegaskan bahwa fokus utamanya adalah mempersiapkan tim dan mempertahankan performa di tengah tekanan dari luar lapangan. Pelatih asal Italia itu menilai para pemain mampu menunjukkan kebersamaan ketika menghadapi atmosfer pertandingan yang tidak mudah. Ia juga menyadari bahwa kontroversi finansial dapat terus memengaruhi suasana pertandingan Manchester City sepanjang musim. Meski demikian, Maresca ingin skuadnya memberikan respons melalui hasil positif di lapangan. Kemenangan atas Liverpool menjadi bukti bahwa persoalan di luar pertandingan belum mengganggu konsistensi performa tim pada awal musim.
Manchester City kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan momentum kemenangan sambil menunggu perkembangan sejumlah persoalan regulasi. Potensi sanksi akibat tidak terpenuhinya kewajiban wawancara menjadi masalah tersendiri yang dapat ditangani melalui prosedur disipliner Premier League. Sementara itu, proses banding atas putusan pelanggaran finansial masih menjadi persoalan yang memiliki konsekuensi lebih luas bagi masa depan klub. Keberhasilan mengalahkan Liverpool dengan skor 3-0 tidak menghilangkan kewajiban Manchester City untuk mematuhi seluruh ketentuan kompetisi. Perkembangan berikutnya akan menentukan apakah insiden wawancara Enzo Maresca benar-benar berujung pada hukuman tambahan bagi The Citizens.