Jakarta, 7 Mei 2026 — Pengelola kawasan Candi Borobudur menyiapkan pengaturan jam operasional khusus selama perayaan Hari Raya Waisak 2026 guna mendukung kelancaran ibadah dan kunjungan wisatawan.
Penyesuaian jadwal dilakukan karena kawasan Borobudur menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Buddha yang setiap tahunnya dipadati pengunjung dan peserta ritual dari berbagai daerah maupun mancanegara.
Pihak pengelola menyebut pengaturan operasional bertujuan menjaga kenyamanan wisatawan sekaligus memastikan rangkaian ibadah Waisak dapat berlangsung dengan khidmat dan aman.
Selain pengaturan jam kunjungan, pengamanan dan pengaturan arus pengunjung juga diperketat untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan selama periode perayaan.
Perayaan Waisak di Borobudur dikenal sebagai salah satu agenda keagamaan dan budaya terbesar di Indonesia. Berbagai prosesi seperti kirab dan pelepasan lampion biasanya menjadi daya tarik utama yang menarik perhatian masyarakat luas.
Pengamat pariwisata menilai momentum Waisak memberikan dampak positif terhadap sektor wisata dan ekonomi masyarakat sekitar karena meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke kawasan Magelang dan sekitarnya.
Pengunjung diimbau mengikuti aturan yang berlaku selama berada di area candi, termasuk menjaga ketertiban dan menghormati kegiatan ibadah yang berlangsung.
Dengan pengaturan operasional yang telah disiapkan, pihak pengelola berharap perayaan Waisak 2026 di Borobudur dapat berjalan lancar serta tetap memberikan pengalaman aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung dan umat yang beribadah.