Jakarta, 2 Mei 2026 – Tiga jurnalis perempuan berbagi pengalaman mereka dalam dunia peliputan pada ajang Pesta Media AJI Jakarta 2026. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus inspirasi bagi para pekerja media, khususnya perempuan.
Dalam sesi diskusi, para jurnalis menceritakan berbagai tantangan yang mereka hadapi di lapangan, mulai dari tekanan kerja, risiko keamanan, hingga upaya menjaga profesionalisme di tengah dinamika industri media.
Mereka juga menyoroti pentingnya keberanian dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik. “Menjadi jurnalis bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga kebenaran,” ujar salah satu narasumber.
Selain berbagi pengalaman, diskusi ini juga mengangkat isu kesetaraan gender di dunia jurnalistik. Para pembicara menilai bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menghadirkan perspektif yang beragam dalam pemberitaan.
Pesta Media AJI Jakarta 2026 menjadi wadah bagi insan pers untuk saling bertukar ide dan memperkuat solidaritas profesi. Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai diskusi, pameran, dan pertunjukan kreatif.
Pengamat media menilai bahwa forum seperti ini penting untuk meningkatkan kualitas jurnalisme sekaligus memberikan ruang bagi suara perempuan di industri media.
Para peserta yang hadir mengaku mendapatkan banyak inspirasi dari kisah yang dibagikan. Mereka berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya di bidang jurnalistik.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak jurnalis perempuan yang berani tampil dan berkontribusi dalam menyampaikan informasi yang berkualitas.
Pesta Media AJI Jakarta 2026 menjadi bukti bahwa dunia jurnalistik terus berkembang dengan semangat kolaborasi dan keberagaman.