Jakarta, 8 November 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (BEM UPNVJ) menunjukkan dukungannya terhadap pembangunan masyarakat berkelanjutan di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Dukungan tersebut menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat pesisir melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan pelestarian lingkungan. Mahasiswa dinilai memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Pendekatan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga tanpa mengabaikan kelestarian ekosistem pulau.
Pulau Pari merupakan salah satu wilayah di Kepulauan Seribu yang memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata bahari dan ekonomi masyarakat pesisir. Keindahan pantai serta kekayaan ekosistem laut menjadi sumber daya penting bagi kehidupan warga setempat. Namun, perkembangan aktivitas ekonomi juga perlu diimbangi dengan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Persoalan sampah, perubahan kondisi pesisir, dan keberlanjutan sumber penghidupan menjadi tantangan yang memerlukan perhatian bersama.
Dukungan BEM UPNVJ terhadap pembangunan berkelanjutan mencerminkan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Mahasiswa dapat berkontribusi melalui edukasi lingkungan, peningkatan literasi, serta pendampingan usaha masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sementara, tetapi juga membantu warga mengembangkan kemampuan secara mandiri. Kerja sama dengan masyarakat setempat menjadi faktor utama agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah.
Dalam bidang lingkungan, pengelolaan sampah dan perlindungan ekosistem pesisir menjadi aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian. Pulau kecil seperti Pulau Pari memiliki keterbatasan ruang dan sumber daya sehingga memerlukan sistem pengelolaan lingkungan yang efektif. Edukasi mengenai pengurangan sampah plastik, pemilahan limbah, dan pelestarian kawasan pantai dapat menjadi bagian dari upaya tersebut. Keterlibatan masyarakat secara langsung diperlukan agar kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dapat berlangsung secara konsisten.
Sementara itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat dilakukan melalui penguatan usaha mikro, pengembangan produk lokal, dan peningkatan kualitas layanan wisata. Warga Pulau Pari memiliki peluang untuk memanfaatkan potensi pariwisata dengan tetap mempertahankan karakter lingkungan dan budaya setempat. Pendampingan dalam pemasaran digital serta pengelolaan usaha juga dapat membantu memperluas akses pasar. Pengembangan ekonomi berbasis masyarakat diharapkan mampu menciptakan manfaat yang lebih merata bagi penduduk pulau.
Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Setiap pihak memiliki peran berbeda, mulai dari penyediaan fasilitas hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Program pemberdayaan perlu disusun berdasarkan kebutuhan warga serta dilengkapi evaluasi untuk mengukur manfaatnya. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi dapat menghasilkan perubahan yang bertahan dalam jangka panjang.
Dukungan BEM UPNVJ terhadap pembangunan masyarakat berkelanjutan di Pulau Pari memperlihatkan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjawab persoalan sosial dan lingkungan. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai hubungan antara kesejahteraan ekonomi dan kelestarian alam. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur melalui pertumbuhan aktivitas usaha, tetapi juga dari peningkatan kualitas hidup warga. Sinergi yang berkelanjutan diperlukan untuk menjaga potensi Pulau Pari sekaligus menghadapi tantangan pembangunan wilayah pesisir. Melalui pendekatan partisipatif, Pulau Pari diharapkan dapat berkembang sebagai kawasan yang mandiri, produktif, dan tetap menjaga kekayaan lingkungan lautnya.